Senin, 22 Maret 2010

Love, Date, & Sex

Love is giving, not using
Apakah jatuh cinta & mencintai itu sama?
Jawabannya: beda. Jatuh cinta itu kesempatan, prosesnya kilat, kita ga bisa milih mo jatuh cinta kapan, ama sapa & dmn, itu terjadi begitu aja. Dan setelah selang berapa waktu akan menghilang dengan sendirinya. Sedangkan, mencintai itu pilihan dan butuh proses yang panjang, contoh: seorang mama yang setia bangun pagi untuk menyiapkan makanan untuk keluarganya walaupun dia sedang ngantuk, kurang sehat, dsb. Dia memberikan dirinya untuk orang yang dicintainya. Because what? Love is giving.


Apa sih arti pacaran menurut Gereja?
Pacaran = penjajakan/pengenalan lebih lanjut dengan TUJUAN pernikahan. Jadi, sebelum mereka memutuskan untuk pacaran, sebelumnya mereka sudah saling mengenal dulu sebagai teman (bukannya pacaran dulu baru kenalan yah). Kalau belum siap untuk berkomitmen serius, hanya sekedar utk have fun atau mengganti status, eits.. Nanti dulu.. Jangan pacaran dulu. Itu adalah alasan yg sama sekali salah. Kayak maen bola tapi ga ada gawangnya, ga ada tujuannya. Dengan demikian, toh akhirnya sampai pada satu titik, mereka akan berpisah. Kamu bisa menghindarkan diri dari air mata yang tidak perlu kalau kamu mau menjaga hatimu dan ngga membiarkan tindakan yang mendahului komitmen kamu.

Banyak yang bertanya tentang batasan apa yg boleh & yang tidak boleh dilakukan selama masa pacaran. Tapi hampir tidak ada yg bertanya gaya pacaran seperti apa yang berkenan dan menyenangkan Tuhan. Dengan menanyakan kalimat pertama, sebenarnya dia sudah ada niat yang tidak baik di dalam hatinya. Kalau memang hendak berkomitmen menjaga kekudusan, berjalanlah jauh dari garis batas itu. Hai cewe”, perhatikanlah caramu berpakaian. Cowo”, jagalah kata-katamu. Hindarilah perbuatan yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, bersalah, tertuduh oleh apa yang dilakukan, merasa perlu menyembunyikannya atau merasa Tuhan marah sama kita. Apa yang kamu lakukan dengan tubuh dan pikiranmu adalah urusanmu dengan Tuhan, baru kemudian antara kamu dan pasanganmu.
“Jagalah hatimu dari segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan” (Amsal 4:32)


Sex’s lies
*Banyak yang merasa dirinya belom lengkap ato malu kalo statusnya masih jomblo, seperti ada yang kosong. Sehingga terus menerus berusaha mencari pasangan, siapa aja boleh. Ngeliat temen2 uda pada punya gandengan atopun uda merit, umur uda mao masuk kepala 3, daripada dikira ga laku, baru kenal sebulan langsung jadian, even doesn’t know he/she yet. Wah bahaya ini..

Cowo2 melakukan gerak cepat sebelum waktunya, istilahnya: langsung “tembak di tempat”, hehe.. Cewe2 yg “ditembak” juga langsung nerima begitu aja. Kenapa??? Karena tangki cintanya masih kosong.. Mungkin dia haus akan kasih sayang ortu yang kurang didapatkan semasa kecilnya. Atau bagi yang sudah tumbuh di dalam keluarga yang penuh cinta tapi pernah mengalami sakit hati, hal itu dapat menyebabkan tangki cintanya bocor. Nah loh, terus gimana dunk cara utk menuhin kembali tangki cinta itu? Apakah dari lawan jenis?? Pasangan? No!! Pemenuhan cinta yang sesungguhnya itu datangnya dari Tuhan. Pada saat seorang cewe sudah mengalami kepenuhan dalam Tuhan & cowo juga demikian, tangki cinta mereka sama2 sudah full, pada saat itu barulah mereka siap untuk membuat komitmen yang serius di dalam relationship mereka.

Sama seperti dulu saat Adam masih sendiri. Adam bergaul erat dengan Tuhan, ia mengalami kepenuhan cinta yang utuh, baru kemudian diciptakanlah Hawa dari tulang rusuknya dan kemudian dipertemukan dengannya. So, jangan turunkan standarmu. Utk cowo: “carilah”, utk cewe: “nantikanlah”; pasangan yang hidupnya sudah di dalam Tuhan. Yang mencintai kamu seperti Yesus mencintai umatNYA.

Free sex banyak yang terjadi di masa pacaran. Kenapa?? Karena mereka hidup dalam kebohongan yang mengatakan bahwa dengan menyerahkan jiwa raga, hubungan mereka akan semakin erat. Namun apa yang terjadi? Rata-rata, setelah mereka melakukan hubungan sex, mereka hanya bertahan 21 hari dan kemudian putus tanpa bekas!

Coba kita lihat perumpamaan ini. Kamu punya 2 sandal. Yang satu merk crocs, satu lagi swallow.. Harganya crocs berapaan? Rp.300,000-800,000? Swallow berapa? Yaahh..paling cuma Rp.7,000-10,000 an. Perjuangan belinya juga beda kan? Kalo swallow kan ga pake antri, hahaha.. Terus nih kalo seandainya dua sandal kamu itu rusak, yang mana yang kamu perbaiki? (Yahh..Pake nanya lagi, anak TK juga tau :p) Yah jelas yang crocs lah, hehe.. Swallow kalo mao dibenerin, bisa2 abis Rp.10.000 -an juga, yah mending dilem biru aja, iya kan? Nah demikian juga halnya sama hubungan cewe-cowo.. Kalo kamu gampang “nembak” & terima, kamu juga cenderung untuk gampang buangnya. Got the point?


Life is precious
Berdasarkan hasil survey, 9 dari 10 orang telah kehilangan keperawanan atau keperjakaannya saat masih duduk di bangku sekolah/kuliah! Sungguh angka yang mencengangkan.
Dan kondisi ini diikuti dengan meningkatnya kasus aborsi, yang dilakukan dan disetujui secara sadar oleh sang ibu. Bahkan di suatu negara (saya lupa Negara mana), praktek aborsi sudah di-legalkan. Pihak yang pro abosi mengatakan bahwa “janin itu hanyalah segumpalan darah, bukan makhluk hidup.” Padahal, apa yang sudah diciptakan Tuhan, itu adalah makhluk hidup dan tindakan aborsi sama dengan membunuh. Bayi yang belum tau apapun, yang tidak bisa melawan dan juga merasakan sakit yang luar biasa (silent scream), namun tak bisa berbuat apa-apa (Sungguh ironis! Hati gw ancur ngeliat dokumentasi foto janin-janin yang digugurkan dan penjelasan bagaimana proses pembunuhan kejam itu dilakukan dengan tidak bertanggung jawab!) Selain itu juga, sejarah menunjukkan bahwa cewe yang pernah melakukan aborsi kini mengalami gangguan psikologis, mental, depresi, rohani, resiko jasmani dan kematian sang ibu tak jarang jadi akhir dari upaya aborsi.

Nah kembali ke hubungan cowo-cewe. Kalo sang cowo mendesak cewenya untuk melakukan sex pranikah, apakah itu artinya mencintai? No! It’s not love, it’s use.. Menggunakan tubuh cewe untuk memuaskan dirinya sendiri. Bahkan cowo yang membayangkan tubuh cewe aja, berarti dia sudah berzinah dengan cewe itu di dalam hatinya. Cowo mendapatkan cinta dengan tujuan sex, sedangkan cewe memberikan sex dengan tujuan untuk mendapatkan cinta, mereka ini hidup dalam kebohongan. Ingatkah bagaimana ular menipu Hawa? Kondisi ini masih terjadi sampai saat ini.

Gw mengutip dari buku“Lady in Waiting” yang mengatakan kalo Tuhan ingin kamu menjadi Wanita yang Murni karena DIA ingin melindungi kamu dari konsekuensi seks pranikah, diantaranya fisik (kemurnian, kekudusan & kesehatan), emosi, relasional dan rohani. Karena konsekuensi tersebut akan terbawa sampai ke pernikahannya nanti.
“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah Bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan Bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab Bait Allah adalah kudus dan Bait Allah itu ialah kamu” (1Kor 3 : 16-17)

Dokumentasi dari:
Seminar Love, Date, & Sex "Love in Paradise" (20 Maret 2010)
Pembicara: Ko Rico & Ci Lia from “True Love Celebration” ministry
Diadakan oleh Adhyatmaka Katolik Universitas Tarumanagara

Untuk penjelasan lebih lanjut:
Kamu bisa ke web: True Love

Atau baca buku ini:
*Lady in waiting by Jackie Kendall & Debbie Jones
*When Boys meet Girls by Joshua Harris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar